Teknik Digital

Apa itu Teknik Digital ? 

Menurut kamus besar indonesia :

 DIGITAL adalah semua yang berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan atau penomoran.

DIGITAL adalah hasil teknologi yang mengubah sinyal menjadi kombinasi urutan bilangan yang mempunyai harga 0 dan 1 (bilangan biner) yang terdapat dalam sebuah sistem elektronik tertentu untuk proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit.

Konsep digital memberikan gambaran pemahaman suatu keadaan yang saling berlawanan. Pada contoh lampu, bila saklar ditekan pada tombol on, lampu akan menyala dan ruangan akan tampak terang. Sebaliknya bila saklar ditekan pada tombol off, maka lampu akan mati dan ruangan menjadi gelap. Di dunia ini banyak kondisi yang hanya mempuanyai dua kondisi seperti ON dan OFF seperti jenis kelamin yaitu Laki-laki dan Perempuan, kondisi katub terbuka dan tertutup, waktu siang dan malam, status pegawai aktif dan tidak aktif, suasana hati sedih dan bahagia serta kondisi - kondisi lain yang sejenis.

Apa itu Transformasi Digital ?


di semua bidang bisnis, mengubah cara memberikan nilai kepada pelanggan secara mendasar. Perusahaan mengadopsi teknologi digital inovatif untuk membuat perubahan budaya dan operasional yang beradaptasi lebih baik dengan perubahan permintaan pelanggan. Contoh transformasi digital meliputi hal berikut ini:

  • Perusahaan mulai membangun solusi digital, seperti aplikasi seluler atau platform eCommerce.
  • Perusahaan melakukan migrasi dari infrastruktur komputer on-premise ke komputasi cloud.
  • Perusahaan mengadopsi sensor pintar untuk mengurangi biaya operasi.

Contoh :

1. Gojek dengan Layanan Pemesanan via Aplikasi

Anda tentu sudah sangat familiar dengan brand ini. Layanan ojek online pertama di Indonesia ini menawarkan kemudahan mobilitas bagi orang-orang yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau yang sedang tidak ingin mengendarai kendaraannya sendiri.

Berbeda dengan kompetitor lain pada masa itu, di mana kala itu orang harus berdiri di pinggir jalan untuk mendapatkan transportasi yang mereka butuhkan. Gojek justru hadir dengan mentransformasikan layanannya berupa aplikasi pemesanan hanya dengan beberapa kali tap.

Transformasi digital ini menghantarkan Gojek menjadi salah satu perusahaan Decacorn pertama di Indonesia dengan valuasi lebih dari Rp142 triliun pada tahun 2019.

2. Jenius BTPN dengan Fasilitas Online Banking

BTPN dengan brand “Jenius” berhasil mendefinisikan ulang pengertian banking kepada masyarakat luas. Bagaimana tidak, Jenius disebut sebagai salah satu perusahaan banking pertama yang memanfaatkan transformasi digital.

Jenius menghadirkan dobrakan baru dengan layanan buka akun secara online hanya dengan satu aplikasi, sehingga memudahkan masyarakat tanpa harus bertatap muka dan dihadapkan dengan birokrasi perbankan yang menyulitkan.

Jenius juga menyediakan berbagai layanan perbankan mulai dari cek saldo, mutasi, sampai tarik tunai hanya dengan menggunakan aplikasi saja. Transformasi digital di sektor perbankan yang begitu powerful ini pun kemudian diikuti oleh bank-bank lain saat ini.

3. By.U Telkomsel sebagai Provider Digital Pertama di Indonesia


transformasi digital yang dilakukan oleh perusahaan telkomsel dengan by.u

Transformasi digital juga terjadi di industri telekomunikasi dan jaringan seluler. By.U yang merupakan salah satu sub-brand Telkomsel juga mendefinisikan ulang pengertian layanan telekomunikasi bagi masyarakat.

Jika sebelumnya orang-orang harus kerepotan membeli SIM card di konter ataupun gerai resmi operator, maka berbeda dengan By.U. Para pelanggan justru dimudahkan dengan layanan pembelian sekaligus pendaftaran SIM card melalui aplikasi, dan nantinya SIM card akan dikirim atau diambil oleh pelanggan di merchant terdekat. 

Format bisnis ini semakin populer, terlebih ketika pandemi COVID-19 menyerang sejak awal tahun 2020. Karenanya, By.U berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta pelanggan hanya dalam waktu kurang dari satu tahun.

Perubahan Teknologi Analog ke Digital 

Teknologi tidak dapat dipisahkan dari teknologi analog ke digital. Saat ini, hampir tidak ada teknologi analog murni yang digunakan. Sementara teknologi analog murni masih digunakan sampai sekarang, saat membuat catatan dengan pena, ini adalah contoh dari teknologi analog murni yang sedang beraksi. Penggunaan teknologi analog menjadi kurang efektif dan efisien seiring berjalannya waktu, dan munculnya teknologi digital yang dianggap lebih praktis mulai menggantikan teknologi analog. Berkat teknologi digital, suara, gambar, dan teks semuanya dapat diubah secara digital dan disimpan di komputer. Penggunaan teknologi digital yang lebih praktis memungkinkan pemanfaatan teknologi ini secara luas dalam kehidupan sehari-hari. 


Contoh pemanfaatan teknologi digital adalah pengiriman surat melalui e-mail. Mengirim surat melalui email jauh lebih cepat dan lebih murah daripada mengirim surat melalui pos, yang membutuhkan waktu berhari-hari untuk sampai ke tujuan. Teknologi yang digunakan dulu berbeda dengan teknologi yang digunakan sekarang, selain itu tentunya. Sebelum teknologi digital berkembang, penggunaan teknologi analog banyak digunakan oleh masyarakat untuk menjalankan tugasnya. Namun, dorongan manusia yang ingin menyelesaikan segala sesuatu dengan cepat menyebabkan penggunaan teknologi analog mulai digantikan oleh teknologi digital, tidak sepenuhnya tergantikan. Teknologi analog masih digunakan sampai sekarang, meskipun dalam kapasitas yang jauh berkurang. Jika kamu dulu membuat catatan dengan pena, sekarang kamu dapat menggunakan laptop untuk membuat catatan. Masalah lain, misalnya, ketika kita ingin berbicara dengan seseorang, jika kita masih mengadopsi sistem teknologi digital, kita akan memiliki tantangan, terutama dalam proses memberi dan menerima informasi dalam bentuk suara. Saluran di mana pesan dikirim adalah perbedaan utama antara teknologi analog dan digital. Jika teknologi analog menggunakan gelombang, maka dengan teknologi digital, media yang digunakan adalah sinyal listrik komputer. Ketika mencapai komunikan, sinyal ini mengubah data yang dikirim oleh komunikator menjadi bilangan bulat biner. Teknologi digital memiliki manfaat untuk memberikan lebih banyak kebebasan dan efisiensi kepada penggunanya. Data dapat diubah atau dimanipulasi berkat kemampuan beradaptasi teknologi digital. Foto, misalnya, dapat diedit menggunakan aplikasi tertentu di komputer. Teknologi analog tidak dapat melakukan ini. Dalam teknologi analog, foto hanya dapat dilihat jika dicetak dari klise, dan pencetakan ini tidak memungkinkan perubahan apa pun. Dalam skenario ini, teknologi digital jelas lebih mudah beradaptasi daripada teknologi analog. Teknologi digital juga memberikan efisiensi dalam hal penyimpanan. Ini adalah transformasi revolusioner. Tempat penyimpanan yang begitu besar tidak akan diperlukan jika semua buku cetak diubah menjadi digital (e-book). Sebaliknya, penyimpanan buku-buku yang diproduksi secara elektronik ini dapat disimpan secara efektif pada flashdisk atau hard drive. Lebih mudah untuk transportasi dan lebih mudah untuk menyimpan. Teknologi digital memiliki keunggulan sebagai satu-satunya format data yang dapat dibaca oleh komputer, selain fleksibel dalam manipulasi data dan efisien dalam penyimpanan. Dan dengan meningkatnya prevalensi komputer, perubahan format ini juga menjadi suatu keharusan.

Teknologi Analog dan Digital di Kehidupan Sehari-hari 

Kita tidak dapat membantah bahwa kedua teknologi ini berpotensi membuat hidup kita lebih mudah dalam berbagai cara. Kita sering melihat teknologi analog dan digital bekerja dengan cara berikut:



Teknologi Analog 
Speedometer Kendaraan Bermotor 
Radio Jam Tangan (Yang menggunakan jarum) 
Talky Walky 
Dll 
Teknologi Digital 
Televisi LCD 
Camera Digital 
Handphone 
Computer 

Dampak Perkembangan Teknologi Analog ke Digital

Kemajuan teknologi harus, secara keseluruhan, memiliki dampak yang menguntungkan bagi kehidupan manusia. Alasannya, setiap kemajuan teknologi akan sejalan dengan efisiensi dan efektivitas kerja. 

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang dibawa oleh kemajuan teknologi digital:

  1. Kemudahan memperoleh informasi dan mengkomunikasikan informasi. 
  2. Mendukung upaya komunikasi dan semakin menyamarkan unsur jarak. 
  3. Menciptakan peluang kerja baru. 
  4. Ini membuka banyak kemungkinan ekonomi baru. 
  5. Merampingkan berbagai layanan. 
  6. Efektivitas dalam kaitannya dengan berlalunya waktu. 
  7. Dll

Namun, pertumbuhan teknologi digital memiliki pengaruh bermata dua. Selain membuat hidup lebih sederhana, itu juga memiliki beberapa konsekuensi yang tidak diinginkan. 

Berikut ini adalah beberapa contoh dampak negatif dari perkembangan teknologi digital:

  1. Sosialisasi langsung antar manusia semakin berkurang. Kecanduan gadget. 
  2. Karena banyak industri telah mengurangi tenaga kerja manusia mereka, tidak banyak orang yang bisa diajak berkeliling. 
  3. Telah terjadi peningkatan ujaran kebencian online, pelecehan, dan bentuk-bentuk cyberbullying lainnya. 
  4. Untuk membatasi pengaruhnya yang berbahaya, literasi digital harus diajarkan di semua tahap sekolah. Semakin tinggi literasi digital seseorang maka akan semakin pintar pula mereka dalam memanfaatkan media digital.

Referensi

Buku Teknik Digital ( Teori dan Aplikasi ) By : Muhammad Ali & Ariadie Chandra Nugraha

https://sasanadigital.com/5-contoh-perusahaan-yang-sukses-menerapkan-transformasi-digital/

https://www.rancakmedia.com/tekno/27482/perkembangan-teknologi-analog-ke-digital/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Minterm dan Maxterm

Multiplexer & Dimultiplexer