Blog Teori Bahasa Dan Otomata tentang Ekuivalensi NFA Ke DFA || Muhammad Tegar Wiratama Pohan_ 202131169

 

EKUIVALENSI NON-DETERMINISTIC FINITE STATE AUTOMATA (NFA) KE DETERMINISTIC FINITE STATE AUTOMATA(DFA)

Ekuivalen artinya sama, pada bahasan materi ini artinya dapat menerima string yang sama baik itu menggunakan mesin Non-Deterministc Finite Automata (NFA) maupun Deterministc Finite Automata (DFA).

Sebuah mesin Non-Deterministc Finite Automata (NFA) dapat dibuat menjadi mesin Deterministic Finite Automata(DFA) yang dapat menerima string yang sama. Ada beberapa tahap yang dapat ditempuh untuk melakukan ekuivalensi Non-Deterministc Finite Automata (NFA) ke Deterministc Finite Automata (DFA) :

1.     Buat tabel transisi dari Non-Deterministc Finite Automata (NFA)

2.     Telusuri state berikutnya dengan memanfaatkan tabel transisi ditambah dengan state { }

3.     Tentukan finish baru jika ada, dengan melihat seluruh state yang mengandung finish awal.

Contoh kasus diberikan gambar Non-Deterministc Finite Automata (NFA) berikut : Diketahui :


Q = {qo,q1}

Σ = {0,1} S = q0

F = {q1}



Ditanyakan :

Buatlah Deterministic Finite Automata yang ekuivalen dengan Non-Deterministic Finite Automata diatas.

Jawab :

1.    
Buat tabel transisi dari Non-Deterministc Finite Automata (NFA)

δ

0

1

q0

{q0,q1}

{q1}

q1

{ }

{ }



 

2.     Telusuri state berikutnya dengan memanfaatkan tabel transisi ditambah dengan state { }

   

δ

0

1

q0

{q0,q1}

{q1}

q1

{ }

{ }

{ q0,q1}

{q0,q1}

{q1}

{ }

{ }

{ }

 

3.     Tentukan finish baru jika ada, dengan melihat seluruh state yang mengandung finish awal.

                

δ

0

1

q0

{q0,q1}

{q1}

q1

{ }

{ }

{ q0,q1}

{q0,q1}

{q1}

{ }

{ }

{ }

         


4.     Gambar Deterministic Finite Automata :





Sebagai contoh, akan dibuat Deterministic Finite Automata dari Non-Deterministic Finite Automata sebagai berikut :

diketahui Ʃ : {0,1}

Buatlah tabel transisinya

Kedua kita buat tupel dari tabel tersebut agar lebih detail

δ  = {q0 , q1}

Ʃ = {0 , 1}

s =  q0

f =  q1

Lalu kita mulai membuat DFA nya

Dimulai dari state awal q0

·                State {q0} bila memperoleh input 0 menjadi state {q0, q1}.

·                State {q0} bila memperoleh input 1 menjadi state {q1}.

Ekuivalensi Non-Deterministic Automata (NFA)  ke Deterministic Finite Automata (DFA)

·                State {q1} memperoleh input 0 menjadi state 

·                State {q1} bila memperoleh input 1 menjadi state {q0, q1}.

Pada state {q0,q1} awalnya belum mempunyai busur dan pada DFA,sebuah state harus mempunyai busur sebanyak himpunan inputnya,karena itu kita tentukan terlebih dahulu arah busurnya dan busurnya ada 2.

δ({q0,q1},0)  = {q0,0} ε {q1,0}

          = {q0,q1} ε Ø

          = {q0,q1}

δ({q0,q1},1) = {q0,1} ε {q1,1}

          = {q1} ε {q0,q1}

          = {q0,q1}

Jadi arah busur pada state {q0,q1} mengarah ke state itu sendiri.

Kemudian khusus pada state himpunan kosong (Ø) hanya menerima inputan dari statenya sendiri,jadi busur pada himpunan kosong mengarah ke state himpunan kosong.

Ekuivalensi Non-Deterministic Automata (NFA)  ke Deterministic Finite Automata (DFA)

Terakhir untuk menentukan final state pada DFA ini adalah dengan melihat NFA yang ekuivalen dengan DFA ini yaitu soal awal,

Kita ketahui Bahwa final state adalah q1,jadi pada DFA,final statenya adalah semua state yang ada hubungannya dengan q1 yaitu {q0,q1} dan {q1}

Ekuivalensi Non-Deterministic Automata (NFA)  ke Deterministic Finite Automata (DFA).




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Minterm dan Maxterm

Teknik Digital

Multiplexer & Dimultiplexer